Dalam buku Mu’jizat Ilmiah Hadits Nabi yang di tulis DR. AHMAD SYAWQI IBRAHIM dapat kita ikuti bagaimana keadan sulit maryam saat akan melahirkan…
“ Dalam keadaan sulit Maryam merasakan pengaruh dari rasa sakit dan mulas ketika melahirkan, dia benar-benar merasakan tekanan psikologis yang mengguncangkan hatinya karena dia melahirkan seorang anak tanpa ayah, tentu keluarga tidak akan memercayainya juga semua orang. Dia juga dihinggapi kebingungan dan gejolak jiwa yang begitu dahsyat serta rasa takut dan membutuhkan orang yang mau melindunngi dan menolongnya.
Kisah Maryam dalam Al Qur’an
“ Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia ( bersandar) pada pangkal pohon kurma, ia berkata, “ Aduhai alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupkan.” ( QS Maryam 19-23)
Pada ayat tersebut terkandung sebuah rahasia ilmiah yang maha dahsyat karena para ilmuwan sebelum masa perkembangan ilmu pengetahuan modern belum mengetahui hakikat ilmiah bahwa perasaan depresi dan frustasi yang dialami seseorang akan membuatnya berharap datangnya kematian atau melakukan percobaan bunuh diri. Hakikat ini baru diketahui pada abad ke -19 M.
Hingga Allah berfirman pada ayat berikutnya :
“ Maka menyerunya dari tempat yang rendah : “ Janganlah kamu bersedih hati , sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu “ ( QS Maryam, 19:24)
Menurut pendapat yang paling kuat, yang berseru bukanlah jibril tetapi nabi Isa As yang masih bayi . Allah membuatnya berbicara kepada ibunya sesaat setelah dilahirkan untuk menyembuhkan perasaan tekanan psikologis yang dirasakan ibunya . Dia mengatakan ,
“ Janganlah engkau bersedih , wahai ibuku !” Nabi Isa tidak mengatakan , “ Janganlah cemas atau bersemangatlah! “ karena bukan itu yang menyebabkan depresi yang dialami sehingga ia berharap mati, tetapi yang menyebabkan semua itu adalah perasaan sedih yang amat berat .
… pilihan kata mempengaruhi dalam mengatasi berbagai permasalahan.
Penulisnya DR. AHMAD SYAWQI IBRAHIM menuliskan bahwa setidaknya Maryam membutuhkan tiga hal , yaitu sebagai berikut
a. Pengobatan cepat untuk menyembuhkannya dari depresi berat
b. Orang yang menemaninya ketika melahirkan serta merawat dan mengobati darah yang masih mengalir setelah melahirkan
c. Air dan makanan yang dibutuhkan oleh perempuan ketika hendak melahirkan