Metode Ilmiah

31 05 2009

Metode Ilmiah adalah suatu cara memecahkan masalah yang melalui langkah langkah ilmiah , diluar persangkaan , kemungkinan ataupun dugaan. Dalam Sains perlu di adakannya pembuktian. Ketika seseorang mengungkapkan suatu ilmu maka dia tidak lagi menduga tetapi selalu disertai oleh bukti-bukti yang telah di amati.

Sedangkan jika belum dibuktikan maka ilmu tersebut masih  kita katakan sebagai teori

Dengan metode ilmiah, ketekunan dan ketelitian inilah sains berkembang, kemajuan tekhnologi  diberbagai bidang semakin pesat  pertanian, industri, kedokteran, ilmu dasarnya adalah Biologi.

Sebetulnya apakah  Biologi itu ?

Biologi mempelajari tentang kehidupan Bio artinya kehidupan logos artinya ilmu . Mempelajari segala sesuatu tentang kehidupan , proses kehidupan tersebut ( fisiologinya) susunan makhluk hidup,

( anatomi ) interaksinya dengan lingkungan ( ekosistem ) dan peningkatan kualitas kehidupan makhluk hidup tersebut ( kesehatan)

Sangatlah menarik jika kamu mempelajari biologi secara mendalam dan teliti, abad sekarang adalah abad biologi dimana para ilmuwanpun berfikir bagaimana menghasilkan makhluk hidup di dalam laboratorium, tentu saja itu sudah bisa dilakukan saat ini . menanam tidak semata-mata dari  biji, menanam dari daun, dari akar bahkan batang. Yang dalam waktu singkat dapat menghasilkan ribuan tanaman atau yang kita kenal dengan kultur jaringan.

Bahkan manusia pun ada bayi tabung. Tetapi semua itu tentunya  bisa dilakukan dengan bahan yang ada di alam sendiri. Bahan yang ada pada makhluk hidup. Bahan kehidupan inilah yang tidak dapat diciptakan oleh manusia. Manusia hanya merekayasa saja.

Langkah-langkah metode Ilmiah

Adapun langkah-langkah metode ilmiah

  1. ada masalah
  2. mengumpulkan teori atau pengetahuan dasar tentang masalah tersebut
  3. menduga berdasarkan teori yang telah dikumpulkan atau kita namakan menyusun Hipotesis
  4. Melakukan eksperimen atau percobaan untuk membuktikan masalah tersebut
  5. Menarik kesimpulan sementara
  6. Melakukan eksperimen ulang

  1. Menarik kesimpulan.

Masalah

Misalnya Kesuburan tanaman

Anda ingin tahu tentang  mengapa ada tanaman tomat yang subur dan ada yang lebih subur. Jadi masalahnya adalah : Kesuburan tanaman tomat

Mengumpulkan teori

Tentu anda harus bertanya kepada nara sumber  orang yang lebih tahu, berpengalaman , membaca buku, membaca artikel., pergi keperpustakaan,  surfing di internet mengenai kesuburan tanaman tomat.

Menarik Hipotesis

Berdasarkan hasil diskusimu, hasil bacaanmu misalnya ada yang

menyatakan tanaman subur kalau di beri pupuk yang cocok

Tanaman busuk kalau di siram terlalu banyak

Tanaman mati kalau  terkena asap pembakaran

Pernyataan yang sesuai dengan masalahmu adalah  tanaman subur kalau diberi pupuk

Anda dapat menyususn hipotesis

Tanaman tomat akan subur jika diberi pupuk ……..

Anda juga harus menentukan pupuk apa yang digunakan

Mulai dari masalah  sampai hipotesis jangan lupa untuk di tulis dengan rapi dan disimpan baik- baik karena tidak jarang catatan tersebut hilang sehingga menyulitkanmu untuk membuat laporan

Berikutnya untuk melakukan eksperimen tentunya anda harus mulai menyiapkan alat dan bahannya bahkan sampai menghitung perkiraan biaya yang akan dikeluarkan.

Tuliskan alat dan bahan yang anda perlukan untuk menguji tentang kesuburan tanaman tomat. Pilihlah alat dan bahan yang terjangkau dan ada disekitarmu. Tidak perlu semuanya yang baru.

Setelah semua alat dan bahan disiapkan

Anda dapat melakukan percobaan, dalam melakukan percobaan ini tentu saja anda siapkan minimal dua perlakuan terhadap tanaman

  1. 1 pot tanaman yang di beri pupuk
  2. 1 pot tanaman yang tidak di beri pupuk

Tetapi dalam melakukan percobaan kita perlu mengantisipasi kalau-kalau tanaman kita tersebut mati dan perlu kita lakukan lebih dari 1 kali untuk membuktikan apakah kejadian tersebut memang seperti yang kita coba  tidak terjadi sekali saja atau kebetulan. Atau dengan kata lain perlakuan yang sama menghasilkan hasil yang sama atau tidak jauh berbeda

Jadi sebaiknya kita menyiapkan lebih dari 1 pot  misalnya

3 pot tanaman yang di beri pupuk

3 pot tanaman yang tidak di beri pupuk

Langkah berikutnya tentu saja kita amati terus tanaman kita dan catat perubahannya setiap hari, jumlah daun , daun yang layu, l dan lebar daun.

Untuk lebar daun catalah 3 hari sekali

Amati tanamanmu selama 1 bulan

Lalu susunlah laporanmu.

Boleh disertakan foto dari tanaman tersebut agar laporanmu menjadi lebih baik.

Komunikasi Ilmiah

Sebetulnya Hasil dari laporan pengamatan adalah komunikasi secara tertulis yang anda lakukan

Laporan tertulis yang baik berisi

  1. Masalah
  2. Landasan teori
  3. Hipotesis
  4. Eksperimen
    1. alat dan Bahan
    2. cara kerja
    3. hasil pengamatan

5.Pembahasan

Pembahasan berisi tentang mengapa hasil yang anda dapatkan menjadi demikian

Kalau tanamannya subur mengapa. Kalau tanamannya mati mengapa

  1. Kesimpulan
  2. Saran
  3. daftar Pustaka

berisi tentang sumber buku yang sudah anda baca untuk menulis laporan tersebut atau artikel lainnya.

Disamping laporan sebetulnya anda bisa menyebarluaskan tulisan ( yang berarti menyebarluaskan ilmu pengetahuan ) melalui mading yang ada di sekolahmu.

Dalam sains kemampuan berkomunikasi secara tertulis sangat diperlukan karena tak jarang hasil yang sangat bagus karena tak pernah di tuliskan atau disebarluaskan menjadi tidak bermanfaat.


Actions

Information

Leave a comment