Apa yang ada di benak kita jika membaca atau mendengar kata pengorbanan itu,,,,
Pengorbanan menurutku adalah implikasi cinta ,
Pengorbanan kecil, pengorbanan besar sekalipun itu digerakkan dari adanya cinta dalam cinta dan menuju cinta, sumber Cinta di Bumi ini.
Jika tidak ada cinta maka pengorbanan ini berubah menjadi keterpaksaan yang menyiksa saja Pengorbanan yang paling dekat dan paling awal kita temui adalah pengorbanan ibu, mulai dari mengandung dengan kesakitan yang bertambah-tambah , melahirkan, menyusui,memandikan, membesarkan, menasehati, mendengar hal yang tidak enak tentang diri kita, mendengar kegagalan kita,
Berkorban yang terus abadi seumur hidupnya,,hingga pepatah mengatakan kasih ibu sepanjang jalan kasih anak hanya sepenggalan….sampai disini rasanya tak bisa menuliskan lagi pengorbanan ibu yang kusaksikan dalam membela anaknya… hingga cela pun sudah ia jadikan air mata yang tercelup di lautan agar tak berasa, karena ketidak tahuan beberapa anak manusia tentang apa yang boleh dan tidak boleh dalam agama Allah ini, ujian yang ditimpakan Allah pada ibu tercinta , kata-kata yang akupun tak ingin menuliskannya kembali di sini.
pengorbanan karena cinta pada anak-anaknya.
Hingga layaklah Al Qur’an melarang kita walaupun hanya mengatakan ah padanya
Pengorbanan, dengan mengorbankan harta yang di cintai ,sesuatu yang dikasihi di dalam Islam diperingati pada Hari Idul Adha,,
Dari kisah Ibrahim dan Ismail, pengorbanan dan ketaatannya kepada perintah Allah
agar kita senantiasa rela berkorban,,berkorban mulai dari hal yang kecil
Sampai hal yang besar, berkorban waktu, berkorban harta, berkorban perasaan, berkorban harta, hingga berkorban nyawapun, telah di ajarkan dan dicontohkan dalam membangun suatu kemerdekaan, kebebasan.
Bukan darah nya yang sampai kepada Allah tetapi ketakwaanlah yang dituntut dalam penyembelihan korban di Idul Adha ini.
Pengorbanan, yang mendidik kita untuk terpisah dari yang kita cintai ,perasaan kita yang kuat terhadap apa apa yang kita cintai itu di minta untuk di korbankan juga agar kita benar-benar menjadi orang yang bertakwa.
Mudah-mudahan menjadi pelajaran bagiku apa saja yang sebenarnya telah mampu aku korbankan untuk hari depanku yang di akhirat itu.
Recent Comments