Tak terduga tak di kira
Hercules terlepas sayapnya ,terbakar dekat kepala
Tersungkur di sawah tinggal tersisa ekornya
Di pagi hari tidak hujan tidak pula mendung
Sampai kini masih tanda Tanya apa penyebabnya
Dari jendral hingga prajurit
Dari petinggi hingga rakyat sipil korbannya
Kobaran api memerah, gumpalan asap putih
Dan kerangka hitam sisanya.
Kepedihan dirongga dada para keluarga korban
Mayat kapten jadi saksi pernikahan putrinya
Kedukaan mendalam yang ditinggalkannya
Entah ini salah siapa
Ada yang bilang karena bisul telah pecah
survive tentara untuk hidup survive juga untuk mempertahankan negara
Juga kondisi alat tempur kian parah karena lawas
Hanya 36 % dana cukup untuk operasional
57 % peralatan yang siap beroperasi sebagiandi bawah standar
Persoalan dana biang keladi alusista dan minimnya kesejahteraan prajurit
Melemahkan TNI,yang mungkin sedih koperasinya di intervensi
Atau ini tandanya negara kita memang sedang bertempur
melawan penjajah ekonomi dinegeri ini
Sungguh krisis ekonomi global telah memangkas anggaran 36 T jadi 3,5 T
Tak punya Anggaran buat beli baru
Dan Embargo Amerika untuk suku cadang baru
Hu….seperti tersudut tak bisa apa-apa…
Mengapa tidak kita buat saja?
Kita Perbaharui lagi pabrik Pesawat,
Lahirkan lagi 1000 Habibie baru…
Dulu ayah bercerita dengan semangat dan bangga
tentang Hercules yang ada di berita TVRI
Yang jelas memang ajal telah dituliskan
Kematian seperti orang batuk atau mengantuk
Recent Comments