Kalau kau rasa
kelembutan dan kasih sayang
Menghambar rasanya dalam kehidupan
Ingatlah purnama tetap datang
Gemerlap bintang pun tetap berkilau
Memang ada gelap yang membentang
Biarlah, karena besok tetap datang
Sinar matahari yang menghangat setia menyeka embun di dedaunan
Sambil tak lupa merekahkan kelopak warna warni
jutaan tangkai bunga yang gembira menjamu ribuan kupu-kupu
beraneka pola warna sayap yang indah
Kalau ada mendung menggantung dia pasti tak lupa menggandeng terang
Bahkan ketika matahari berbaring
Wijaya kusuma dan sedap malam tetap mekar
Menebar semerbak menembus lembab
Damailah menjelang tidurmu
matahari telah menarik selimut gelapnya
nanti kalau kau tidur sedap malam menebar wanginya
sampai matahari mengganti selimutnya
menampakkan bola emasnya
Recent Comments